Sakit Vs Sendok ^_^


Bismillahirrahmanirrahim,….

Nah Lho….???!!!

Sakit Vs Sendok….???!!!

Apa ada hubungannya ya…???

Beranjak dari permaaslahan yang sampai sekarang masih saya temui di lapangan, kali ini saya akan membahas kaitan sendok dan penyakit.

Pernahkah anda semasa kecil mengkonsumsi obat menggunakan sendok????

Barangkali jaabannya bisa iya dan bisa juga tidak,….

Sediaan farmasi yang formulasinya dalam bentuk cair seperti : syrup dan elixir diberikan kepada pasien menggunakan sendok takar.

Obat yang diberikan kepada pasien ini dosisnya telah ditentukan oleh pabrik masing-masing obat, mengacu kepada standar yang tersedia.

Misalnya : Antibiotik (X) 250 mg/ 5 mL

Maknanya : Di dalam setiap sendok takar ukuran 5 mL akan terdapat obat antibiotik (X) tersebut dengan dosis 250 mg.

Jika diresepkan obat antibiotik (X) 2 sendok takar dengan tiga kali interval pemberian,..

R/ Antibiotik (X) 3 x 2 sendok teh,…

maknanya adalah :

dengan 2 sendok teh ( *sendok teh menurut ilmu kefarmasian adalah sendok takar ukuran 5 mL, sedangkan sendok makan adalah sendok takar ukuran 15 mL *menurut Farmakope Indonesia ed.3).

Permasalahan yang sering muncul adalah :

Sebagian pasien mengkonsumsi obat dengan sendok tek atau sendok makan yang tersedia di rumah, bukan sendok takar obat
, dimana umumnya sendok teh yang tersedia di dapur kita itu ukurannya hanya 3 mL sedangkan sendok makan biasanya 8 mL.

Kira-kira apa yang terjadi???

Akan timbul permasalahan yaitu dosis obat kurang dari seharusnya atau disebut underdose .

Akibatnya, penyakit yang diderita tidak sembuh karena dosis obat yang kecil dari seharusnya, bahkan untuk kasus antibiotik, bisa menimbulkan dampak yang lebih serius, yaitu terjadinya resistensi. (dengan dosis obat normal tidak mempan membunuh bakteri lagi, akibadnya penyakit tidak dapat sembuh).

Permasalahan lain terkait sediaan cair ini :

Anda harus mengocok botol dengan sempurna, misal untuk sediaan jenis suspensi, kira2 5 menit, agar dosis obat merata.

Untuk sediaan antibiotika, Anda harus dengan seksama memeriksa tanggal kadaluarsa obat dan pasrikan obat layak dikonsumsi. *perhatian : untuk sediaan cair dari antibiotika, sekali cap/tutup dibuka, obat hanya layak dikonsumsi paling lama 7 hari pada suhu kamar, jika masih ada sisa obat yang tidak dikonsumsi, maka sediaan tadi tidak bisa anda gunakan lagi. Obat tersebut tidak memenuhi persyaratan keamanan lagi, dan harus dibuang. Sekali-kali jangan karena ingin menghemat Anda malah membahayakan keamanan diri pribadi atau keluarga anda.

^_^

About bolin_maricoa

My nick name is BoLiN.......this name was given by my Father.......and it's has a meaning on it.........a prayer actually.........B=baik; O=orangnya; L=luhur; I=ilmu; N=nya........ amin ya ALLAH ^_^ Hmmmmmmm........... About my personality.........??? Let's find out by your self..... ^_^
This entry was posted in Ask Your Pharmacist. Bookmark the permalink.

2 Responses to Sakit Vs Sendok ^_^

  1. syra55 says:

    Yang ukuran sendok di fi 3 itu di halaman berapa ya?? Sudah nyari di fi 3 tapi nda ketemu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s