Tiga Jenis Cinta ^_^


Bismillahhirrahmanirrahim,…

Sedikit ingin berbagi, saya sangat yakin semua pernah merasakan cinta, entah kepada ALLAH, ibu-bapak, adik-kakak, sanak kerabat, sahabat dan lain sebagainya,.

Namun saya ingin berbagi kepada anda tentang cinta kepada pasangan anda, baik yang anda katakan teman dekat, pacar, calon suami/istri, kekasih, dll. Bagi anda yang belum berkeluarga ada baiknya kita sama-sama berbagi tentang permasalahan ini. Sebenarnya saya sendiri juga sedang dalam kondisi melakukan suatu perjalanan dan ikhtiar menemukan jodoh saya, jadi sedikit ingin menggali ilmu tentang perkara ini adalah faktor yang mendorong saya untuk meluangkan waktu menimba ilmu tentang perkara cinta.

Konon katanya terdapat tiga jenis cinta, diantaranya :

~Cinta yang berasal dari syaitan
Anda berdua berkenalan, berpegangan tangan, dan terus melakukan perkara yang dilarang ALLAH, dan akhirnya dengan atau tanpa sebelumnya pasangan wanita anda mengandung diluar pernikahan, dan kemudian anda menikah dan membangun suatu mahligai rumah tangga.

~Cinta yang berasal dari jin
Anda berdua berkenalan, berpegangan tangan, salah satu dari anda sangat tertarik kepada yang lain dan berusaha memikat yang lain dengan jalan syirik, pergi ke ahli sihir, pemasangan susuk, jampi-jampi agar yang lain tertarik dan jatuh hati, kemudian anda akhirnya menikah dan membina rumah tangga.

~Cinta yang berasal dari ALLAH

Anda berdua berkenalan, terdapatlah keyakinan besar akan niat membangun mahligai rumah tangga dengannya, dan terjadilah pernikahan, dan anda berdua berumah tangga,..

Dari ketiga jenis cinta ini, yang manakah darinya yang anda rasakan dan telah jalani?

Saya sendiri tidak berada dalam posisi menghakimi atau apalah, karena saya pribadi belum pernah menjalin hubungan dengan lawan jenis dalam konteks memadu kasih ini. Alhamdulillahhirrabbil’alamin, sepanjang yang saya dapat ingat, saat saya telah memiliki ketertarikan terhadap lawan jenis, saya memiliki kesadaran akan tidak berfaedahnya berpacaran dan tentang ketakutan dan ketidaknyamanan luar biasa jika melanggar aturan yang telah digariskan ALLAH S.W.T
wallahu’alam,..

Tentu saja saya juga bukan seorang yang munafik yang dapat mengatakan saya tidak pernah jatuh cinta, pernah beberapa kali, saya menyukai lawan jenis dan merasakan cinta itu, entah dinamakan cinta monyet atau apalah, ataupun lawan jenis yang menyukai saya, namun hal yang biasa saya lakukan adalah, saat saya mengalaminya dan menyadari hal tersebut, hal yang sering saya lakukan adalah berusaha sejauh mungkin menghindar dan bersikap dingin terhadap lawan jenis tersebut.

Satu hal yang membuat saya melakukannya adalah karena saya sadar betul, pada saat itu saya tidak akan membangun mahligai rumah tangga, lalu untuk apa saya akan berbagi kasih dengan yang bukan mukhrim walaupun “mungkin” kami saling menyukai, tapi apakah hal tersebut merupakan alasan yang cukup bagiku untuk menentang larangan ALLAH….??? Dengan lantang aku jawab “tidaaaaak….!!!”. Aku sangat yakin, ALLAH Maha Kuasa atas segala sesuatu, bahkan menghadirkan cinta yang beratus kali lebih dasyat di dalam hatiku, namun cinta yang memang ALLAH ridhai, dan mencintai hanya karena mengharap kasih sayang ALLAH, mencintai hamba yang juga mencintai ALLAH,..

Belakangan saat usiaku sudah cukup matang dan aku yakin telah mampu membangun mahligai rumah tangga, aku sudah berani mengambil langkah maju, melalui orang ketiga aku berikhtiar menemukan jodohku, memastikan apakah seseorang yang menurut kacamata imanku pantas untuk menjadi imamku kelak, namun sampai saat ini aku masih belum menemukannya.

?????

Satu hal yang tetap aku tanamkan pada diriku, ALLAH Maha Tahu yang terbaik untuk kehidupan dunia-akhiratku jadi aku hanya butuh bersabar akan datangnya rahmat ALLAH ini,….

*******

*Cukup sedikit berbagi tentang diriku,….

^_^

Aku ingin berbagi beberapa ketentuan ALLAH tentang pelarangan mendekati zina, adapapun kenapa aku membahas hal ini, adalah agar kita sama-sama terhindar dari cinta yang berasal dari syaitan

adapun firman ALLAH,.

وَلاَ تَقْرَبُواْ الزِّنَى إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاء سَبِيلاً سورة الإسراء [ (سورة الإسراء 32)

Artinya : “Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang jelek” (Al Qur’an Surat Al Isra 32).

Dalam tafsir Kalamul Mannan, Syaikh Abdurrahman Nashir As Sa’di berkata : “Larangan Allah untuk mendekatii zina itu lebih tegas dari pada sekedar melarang perbuatannya, karena berarti Allah melarang semua yang menjurus kepada zina dan mengharamkan seluruh faktor-faktor yang mendorong kepadanya,”

Maka bisa saya katakan, kalau jalan-jalan dan faktor-faktor yang menuju kepadanya saja dilarang apalagii perbuatannya!.

Berikut adalah hal yang dapat dilakukan agar terhindar dari perbuatan yang dikategorikan mendekati zina;

Dari Ibnu Abbas r.a. dikatakan: Tidak ada yang kuperhitungkan lebih menjelaskan tentang dosa-dosa kecil daripada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Allah telah menentukan bagi anak Adam bagiannya dari zina yang pasti dia lakukan. Zinanya mata adalah melihat [dengan syahwat], zinanya lidah adalah mengucapkan [dengan syahwat], zinanya hati adalah mengharap dan menginginkan [pemenuhan nafsu syahwat]. …” (HR Bukhari & Muslim)

Rupanya, yang bisa kita anggap mendekati zina itu tidak hanya ‘zina mata’. ‘Zina lidah’ dan ‘zina hati’ pun dapat digolongkan mendekati zina.

Bahkan, di luar tiga macam ‘zina’, masih ada ‘zina tangan’, ‘zina kaki’, dan ‘zina-zina bagian tubuh lainnya’ yang mungkin tergolong mendekati zina pula.

Kalau untuk menjaga ‘pintu perzinaan’ dari terjadinya ‘zina mata’, kita gunakan jurus “tundukkan pandangan”, apa jurus kita untuk mengatasi ‘zina lidah’ dan ‘zina hati’ (atau pun ‘zina-zina bagian tubuh lainnya’)? Anda bisa menebaknya?

Yup. Untuk menjaga ‘pintu perzinaan’ dari terjadinya ‘zina lidah’, kita gunakan jurus “tundukkan tutur-kata”. Maksudnya, ketika lawan-jenis yang menyimak tutur-katamu terpesona pada ke-sexy-an suaramu, keraskan suaramu atau hentikan sajalah tutur-katamu. “Janganlah kau terlalu lembut bicara supaya [lawan-jenis] yang lemah hatinya tidak bangkit nafsu [syahwat]-nya.” (QS al-Ahzab [33]: 32) “Katakanlah yang baik-baik atau diam sajalah.” (al-hadits)

Adapun untuk menjaga ‘pintu perzinaan’ dari terjadinya ‘zina hati’, kita gunakan jurus “tundukkan keinginan”. Maksudnya, ketika kau terpikat oleh dayatarik seksual lawan-jenis yang menarik perhatianmu, janganlah kau mengharap-harap kesenangan seksual dari dia. Selanjutnya, sebesar apa pun gairahmu, janganlah kau turuti keinginan nafsu syahwatmu ini. Kalau kau umbar nafsu ini, maka rusaklah kehormatan dirimu sendiri, sehingga kau “tergolong orang yang bodoh” (QS Yusuf [12]: 33).

Ketika kau kewalahan meredam nafsu syahwat, segera “alihkan perhatian” ke hal-hal lain yang bersifat non-seksual. Seandainya sinetron remaja Indonesia atau film musikal India di televisi sering membuat birahimu bergejolak, alihkan saluran ke tayangan lain. Umpamanya: sepakbola, berita politik, dialog bisnis, eksplorasi flora dan fauna, dan sebagainya. (Lebih baik lagi, matikan televisi lalu baca buku2 islami atau lakukan kegiatan lain yang lebih bermanfaat.)

Dengan mengerahkan jurus2 penjagaan ‘pintu perzinaan’ sedemikian itu, insya’ Allah ‘pintu perzinaan’ kita selalu terjaga. Dengan kata lain, kita tidak mendekati zina.

Wallahu’alam,..

^_^

About bolin_maricoa

My nick name is BoLiN.......this name was given by my Father.......and it's has a meaning on it.........a prayer actually.........B=baik; O=orangnya; L=luhur; I=ilmu; N=nya........ amin ya ALLAH ^_^ Hmmmmmmm........... About my personality.........??? Let's find out by your self..... ^_^
This entry was posted in ShaRe abOuT soMe IsLamIc IssuE. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s